Jumat, 17 Desember 2010

komputer ku

1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting, Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.
- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua, bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS

Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai dan Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Ketik: CD i386
- Ketik: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Ketik: bootcfg /list (Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini)
- Ketik: bootcfg /rebuild (Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI)
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Ketik: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: copy \windows\repair\system
- Ketik: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM dari direktori i386 ke drive induk (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Ketik: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Ketik: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
http://big17generation.darkbb.com/t224-benerin-windows-xp-tanpa-install-ulang

kisah

Balada Kisah Cinta – Last Labilo Story

(Yup, judulnya bikin muntah. Selama ini saya selalu merasa lagu-lagu patah hati, putus cinta tuh suka berlebihan. Tapi ternyata.. :D   Suatu saat tulisan ini juga kn saya hapus ^^)
Akhirnya, kali ini, kata sakti itu keluar juga dari kamu. Setelah berjuta-juta kali selalu saya yang bilang. Segala tindakan emosional saya, mulut sompral saya dan tindakan-tindakan kekanak2an saya dibandingkan kamu dengan segala kerasionalan kamu, it really made a big difference. Lagunya BBB yg Putus-Nyambung udah ga jadi soundtrack kita. Tergantikan lagunya Saski.Yeah, i guess so.
Tapi ternyata 1,5 tahun lumayan bikin pengaruh hadirnya kamu begitu besar. Labil. Saya jadi sering silence cry. Ga ada lagi knop bwt ngatur aer mata, semua mengucur begitu saja setiap saya sendiri, di kost, di ojek, di lift, di toilet. I do weird things. I act so wild. Saya bersikap jahat, arrogant, hipersensitif kepada beberapa orang, tapi bersikap terlalu berlebihan kepada orang lain. Semua tanpa mikir. Semua begitu barbar. Semua pernah saya lakukan jutaan kali ke kamu. Ga semudah itu menerima kenyataan.
Kalau nonton Dasyat atau Inbox, rasanya semua lagunya bagai menceritakan kita (GR bgt sih gw), mulai dari lagu2 yg oke ampe yang alay. Semua memang salah saya.
Kamu menerima saya sebagaimana adanya saya. Tapi yang kamu terima hanyalah tuntutan demi tuntutan dari saya. Kamu selalu lakukan apa yang saya minta. Kamu orang paling sabar dalam menghadapi kelakuan saya. Kamu yang berlapang dada dipundungin, dimarahin terus terusan. Kamu peduli dan mengalah buat saya. Kamu orang paling baik yang pernah saya temui. Kamu dukung semua impian saya. Kamu tahan perasaan kamu dan mendengarkan semua omongan saya yang cuma bikin merah telinga, yang bahkan saya ga percaya saya bisa ngomong gitu. Kamu yang ga romantis sama sekali, kadang2 so sweet. Kamu yang selalu tersenyum kepada saya walau hati kamu saya sakiti. Kamu yang tetap membela saya walau seluruh dunia memusuhi saya.
Kesetiaan kamu, kesabaran kamu, kedewasaan kamu, perhatian kamu, kekonyolan kamu, segala usaha kamu, keceriaan kamu, sanjungan kamu, kamu yang menjaga perasaan saya, kamu yang setia meluangkan waktu buat saya, kamu yang menganggap semua tentang saya itu penting, semuanya saya sia-siakan. Hanya harga diri saya yang ada dalam pikiran saya, saya lupakan harga diri kamu yang jatuh dan saya injak-injak.
Kamu tau ga, udah ga ada yang care dan bawel nanyain aku ngapain (selain ibu. hehe). Udah ga ada yang setia nungguin aku di gerbang belakang bahkan di bawah hujan sekalipun. Udah ga ada yang cerewet nyuruh2 saya ke dokter. Udah ga ada yang bisa dishare keluh kesah saya. Udah ga ada yang nyemangatin aku. Udah ga ada yang nemenin saya di jalan pulang ke kosan. Udah ga ada pipi gendut kamu, perut buncit kamu. Semua hilang, terlalu cepat. I lost my best friend…
Wajar jika pada akhirnya kamu ga tahan. I deserved it. We have two options: Live it or leave it, then we choose second one, the only path we shall never choose. Sorry…
Aku pengen ngomongin tentang kamu setiap saat. Aku pengen diceng2in sama kamu lagi. Aku mau liat tawa kamu, ekspresi khawatir kamu. Tapi aku bahkan ga bisa minta maaf dengan benar. Heu, pathetic T.T
I may be single forever, trus ngadopsi anak. Ahahaha. Seperti masa depan yang aku rancang sebelum aku ketemu kamu :D
Life must go on. Biarlah ini jadi catatan terakhir saya tentang kamu. Semoga pelajaran ini mendewasakan saya. Walau saya ga yakin kamu bakal baca.
Ndut, aku kangen…
cara merawat tupperware

Produk Tupperware terbuat dari bahan yang berkualitas, namun untuk memperpanjang umurnya, Anda dapat memperhatikan cara-cara penggunaannya

Menghilangkan bau yang tertinggal
Cuci wadah dan keringkan. Masukkan arang atau Koran kedalamnya. Diamkan selama beberapa hari dalam keadaan tertutup

Penyimpanan cairan panas
Biarkan sejenak cairan panas/mendidih seperti minyak goring, gula cair (karamel)/mentega, atau kuah masakan sebelum menuangkannya ke dalam Tupperware

Kedap cairan/anti bocor
Hanya wadah dengan penutup ‘classic round’ yang anti bocor meski wadah ditaruh terbalik. Yang lain harus diletakkan tegak ke atas

Menghindari Goresan
Jangan gunakan alat-alat tajam atau mencuci dengan abu gosok

Microwave/Oven
Hanya produk Ultra 21, Tupperware & Oven Works yang dapat dipakai memasak dalam microwave. Crystalwave & Rock N’ Serve hanya untuk menghangatkan

Aman
Produk Tupperware terbuat dari bahan berkualitas (tidak mengandung racun) sehingga aman digunakan untuk mengolah, menyimpan dan menyajikan makanan

Penting
Kegunaan Tupperware sebagai tempat penyimpan makanan yang lebih tahan lama sudah banyak dikenal, namun jangka waktu penyimpanan masing-masing makan bervariasi, tergantung dari (antara lain): kesegaran bahan makanan ketika dibeli, cara penanganan bahan makanan saat penyimpanan, dll. Penting untuk menjelaskannya dengan benar


Tips Merawat Tupperware :

- Kebanyakan produk Tupperware memiliki seal/tutup yang ketat, karena itu tunggu sampai makanan/minuman agak dingin sebelum ditutup, untuk menghindari tutup tersebut terdorong/terlempar karena tekanan uap panas dari makanan/minuman tersebut

- Manfaatkan wadah Tupperware sesuai peruntukkan yang disarankan (karena hanya yang terbuat dari materi khusus yang bisa digunakan untuk menghangatkan makanan di microwave)

- Gunakan air panas untuk membantu menghilangkan minyak pada wadah sehabis digunakan untuk menyimpan makanan berlemak/bersantan, atau lap terlebih dahulu dengan tissue untuk menyerap minyaknya

- Cuci bersih produk Tupperware sebelum disimpan karena serangga/binatang kecil akan tertarik pada sisa makanan yang tertinggal

- Aroma makanan yang tertinggal dalam wadah dapat dikurangi dengan memisahkan ‘base’ dan ‘seal’ saat menyimpan

tulisan

cara-cara membuat majalah
 
Pada dasarnya membuat majalah, koran, brosur, lefleat dan sejenisnya ada beberapa kesamaan dan satu tujuan bentuk formatnya.
Berdasarkan pengalaman saya sendiri banyak kesalahan-kesalahan mendasar telah dibuat oleh para desainer awam atau pemula yang nota bene asal buat, asal jadi. Padahal dari segi pembuatan majalah misalnya harus ada aturan main yg lbh spesifik misalnya jumlah halaman, standar ukuran font, pengaturan gambar, pengaturan margin dll.
Ada poin – poin penting yang berhasil saya kumpulkan dalam membuat majalah, koran, buku profil, dll. yaitu :
1. Tentukan jumlah halaman yang akan di buat, atur jumlah halaman dengan cara dibagi menjadi kelipatan 4 misalnya : 12 halaman, 16 halaman, 20, 24, 28, 32, 36, 40, 44, 48, 52, 56 dan seterusnya. Ingat !! berapapun yang anda inginkan jumlah halaman harus genap jika dibagi menjadi 4, hal ini dikarenakan untuk menghindari kelebihan atau kekurangan beberapa halaman kosong.
2. Ukuran font standar untuk isi majalah adalah 9 – 10 point, jenis font arial, times new roman, georgia, garamound, cgtimes dll bisa menyesuaikan.
3. Ukuran font standar untuk judul berfariasi dimulai minimal 16 point ke atas
4. Hindari copy paste gambar secara langsung, gunakan fungsi file impor atau file place. yang tersedia pada coreldraw, photoshop, adobeindesign, freehand dan pagemaker.
5. Pengaturan margin akan lebih dinamis dan cantik bila menggunakan standar margin yang umumunya telah digunakan oleh media-media cetak ternama. Minimal margin left, right, top dan bottomnya dibuat 1,5 cm.
6. Gunakan resolusi 300 dpi pada seting gambar berwarna maupun grayscale (hitam putih), cara setingnya di edit dulu dengan photoshop lalu atur image sizenya menjadi 300 dpi, hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya gambar pecah-pecah saat akan dicetak nantinya.
7. Wajib memakai komposisi coloring CMYK dan sangat dilarang menggunakan proses RGB color, karena pada saat mencetak khusus warna mesin offset selalu menggunakan proses CMYK.
8. Dianjurkan menggunakan desain PageMaker, AdobeinDesign, atau Adobe Ilustrator bila ingin membuat sebuah majalah dalam jumlah halaman yang banyak misalnya lebih dari 20 halaman, karena jika memakai corel akan sangat mengganggu kinerja kecepatannya.
9. Format penyimpanan file gambar yang dipakai adalah PSD, TIFF, EPS, WMF.
10. Hindari penggunakan font – font ukuran kecil dibawah 5 point karena akan mempengaruhi proses ketajaman pencetakan.
11. Dianjurkan isi halaman memuat minimal 1 gambar per halamannya.
Nah.. mungkin ketentuan di atas bisa jadi rujukan yang berguna bagi para pembuat majalah khususnya bagi pemula…. bagi yang sudah master mohon ditambahi atau pun kritiknya… dikomentari.
Selamat mencoba.

Selasa, 07 Desember 2010

SIM Ke-4

Evolusi Computer Based Information System

Dalam beberapa hal tiap subsistem CBIS identik dengan organisme hidup yakni lahir, tumbuh, matang, berfungsi dan mati. Proses evolusi tersebut dinamakan siklus hidup sistem (system life cycle – SLC).
Pengembangan CBIS mengikuti system life cycle, yang terdiri dari :
Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS.
Walau banyak orang mungkin menyumbangkan keahlian khusus mereka untuk pengembangan sistem berbasis komputer, pemakailah yang bertanggung jawab atas siklus hidup sistem. Tanggung jawab untuk mengelola CBIS ditugaskan pada manajer.
Seiiring berkembangnya CBIS, manajer merencanakan siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat.
Ketika manajer memilih untuk memanfaatkan dukungan para spesialis informasi, kedua pihak bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah, mengidentifikasi dan mengevaluasi solusi alternative, memilih solusi terbaik, merakit perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai, membuat basis data, dan menjaga kemutakhiran sistem.


Manfaat dan kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce!

Manfaat yang dapat diantisipasi dari E-Commerce :
Pelayanan pelanggan yang lebih baik.
Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.
Pengembangan atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat.


Kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce :
Biaya tinggi.
Masalah keamanan.
Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia.


 Model Sistem Umum Perusahaan


Definisi Model : penyederhanaan dari suatu objek.

Model mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas.
JENIS-JENIS MODEL :
1. Model Fisik ; penggambaran entitas dalam bentuk 3 dimensi.
2. Model Naratif ; menggambarkan entitas secara lisan atau tulisan.
3. Model Grafik ; menggambarkan entitas dengan sejumlah garis atau symbol.
4. Model matematika ; sebagian besar perhatian dalam pembuatan bisnis (business modeling) saat ini tertuju pada model matematika. Keunggulannya, ketelitian dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek.

Kegunaan Model :

1. Mempermudah Pengertian, suatu model pasti lebih sederhana dari pada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan dalam cara yang sederhana.
2. Mempermudah Komunikasi, setelah problem solver mengerti entitasnya, pengertian itu sering pula dikomunikasikan pada orang lain.
3. Memperkirakan Masa Depan, ketelitian dalam menggambarkan entitas membuat model matematika dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan model-model jenis lain.
“MODEL SISTEM UMUM”
1. Sistem Fisik, merupakan sistem terbuka, yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik.

Arus sumber daya fisik yang mengalir :

1. Arus material.
2. Arus personil.
3. Arus mesin.
4. Arus uang.
Sistem Fisik Perusahaan sebagai system yang terkendali
2. Sistem Konseptual,
Sebagian sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian lagi tidak. Pengendalian ini dapat dicapai dengan menggunakan suatu lingkaran yang disebut “Lingkaran Umpan Balik” yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme pengendalian begitu pula sebaliknya.
a. Sistem Lingkaran Terbuka.
b. Sistem Lingkaran Tertutup.

Pengendalian Manajemen; pihak manajemen menerima informasi yang menggambarkan output sistem.

Pengolah Informasi; Perjalanan informasi tidak selalu dari sistem fisik kepada manajer. Para manajer memperoleh informasi dari sistem yang menghasilkan informasi dari data yang terkumpul.
Management By Exception

suatu gaya yang diikuti manajer, yaitu manajer terlibat dalam aktifitas hanya jika aktifitas itu menyimpang dari kinerja yang dapat diterima.


Perbandingan antara kinerja yang direncanakan dengan kinerja actual. Sehingga informasi dapat langsung didapat dan digunakan untuk menyelesaikan setiap permasalahan.


http://www.thesum41zone.blogspot.com

Senin, 15 November 2010

tulisan

                                           Menggapai cita-cita

setiap orang pasti mempunyai sebuah mimpi atau cita-cita yang ingin dicapainya. Ada yang ingin menjadi dokter, tetapi yang mempunyai impian menjadi dokter,insinyur,programmer,tentara dan sebagainya. semua cita-cita yang ingin dicapai tidak mudah untuk didapat, diperlukannya sebuah modal & usaha. modal yang berarti sesuatu ilmu dari sebuah bidang yang harus dimiliki setiap orang karena nilai dari modal ini sangatlah penting. Misalkan anda ingin menjadi seorang programmer, maka modal yang anda miliki adalah ilmu yang berada dibidang komputer dan anda sudah bisa dalam bidang tersebut. tidak perlu harus menjadi seorang yang ahli dalam bidang yang anda jalankan, yang terpenting anda telah memiliki ilmunya yang telah anda pelajari dan ingat, 'ilmu yang anda tempa mulai dari kecil kelak akan menghasilkan karya yang besar bila anda bersungguh-sungguh'. nilai dari modal sendiri memang sangat diharuskan bagi anda yang bersungguh-sungguh dalam dalam bidang yang anda tekuni karena jika anda tidak memiliki modal, anda sama saja seperti orang yang bingung dalam menjalani kehidupan. Usaha adalah sebuah pencapaian atau tindakan yang telah dikerjakan seseorang dalam menghadapi segala masalah-masalah dan mencari jalan keluar dari masalah tersebut. usaha yang baik apabila kita telah memanage pola gaya hidup kita dari yang terkecil sampai yang terbesar dan mampu memakai sebuah kesempatan yang didapat.

Senin, 01 November 2010

tugas ke-3

  • Keamanan dan Kontrol Sistem Informasi

    Pentingnya pengendalian sistem informasi

Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.Tujuan Umum sistem informasi manajemen adalah Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan. Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas: Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut. Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan. Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan.
Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian. Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dam dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan.
  • Tugas pengendalian dalam Sistem Informasi yang terdiri dari :
1. Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
2. Sesuatu yang nyata atau setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Sebagai contoh, informasi yang menyatakan bahwa nilai rupiah akan naik, akan mengurangi ketidakpastian mengenai jadi tidaknya sebuah investasi akan dilakukan.
3. Data organized to help choose some current or future action or nonaction to fullfill company goals (the choice is called business decision making).
Nilai Informasi Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya
  • Kontrol dan Proses Pengembangan

Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dpt memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana :
1. Fase Perencanaan
Mendefinisikan tujuan dan kendala.
2. Fase Analisis & Disain
Mengidentifikasi kebutuhan informasi
Menentukan kriteria penampilan
Menyusun disain dan standar operasi CBIS.
3. Fase Implementasi
Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan
Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
4. Fase Operasi & Kontrol
Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan
  • Kontrol Desain Sistem
Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, endeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau
manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
A . Permulaan Transaksi (Transaction Origination)

Perekaman satu elemen data/lebih pada dokumen sumber
1. Permulaan Dokumentasi Sumber
Perancangan dokumentasi
Pemerolehan dokumentasi
Kepastian keamanan dokumen
2. Kewenangan
Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
3. Pembuatan Input Komputer
Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses
4. Penanganan Kesalahan
Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg
telah dikoreksi ke record entry
5. Penyimpanan Dokumen Sumber
Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan.
B . Entri Transaksi
Entri Transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat
dibaca oleh komputer.
1. Entri Data
Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan
inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
2. Verifikasi Data
a. Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali
b. Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
3. Penanganan Kesalahan
Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk
pengoreksian
4. Penyeimbangan Batch.
Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang
sama yang dibuat selama permulaan transaksi.
C . Komunikasi Data
Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam
sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn
baik
1. Kontrol Pengiriman Data
2. Kontrol Channel Komunikasi
3. Kontrol Penerimaan Pesan
4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan
D . Pemrosesan Komputer
Dikaitkan dengan input data ke komputer dan dibanguun dalam program dan database
1. Penanganan Data
2. Penanganan Kesalahan
3. Database dan Perpustakaan Software
# Password # Direktori Pemakai
# Direktori Field # Enkripsi
E . Output Komputer
Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk jadi kepada
pemakai
1. Distribusi
Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang
menerima output.
2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan
kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan
pada waktu pertama kali data input dibuat.
3. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan
menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
4. Penyimpangan Record
Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan
yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang siasia.
5. Penyeimbangan Operasi Komputer
Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua
batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.

  • KONTROL PENGOPERASIAN SISTEM
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan
keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan
menjadi 5 area :
1. Struktur organisasional
Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis,
Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan
penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster
a. Rencana Keadaan darurat
Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan

http://andrykusuma.wordpress.com/2009/12/18/keamanan-dan-kontrol-sistem-informasi/